Komunitas bergerak cepat membentuk ruang aman, mengumpulkan logistik, dan membantu kebutuhan dasar warga terdampak.
Meski demikian, Arie menekankan bahwa solidaritas saja tidak cukup untuk menjawab skala bencana besar.
“Dukungan komunitas sangat kuat, tetapi bencana besar tetap menuntut kehadiran negara dengan sumber daya yang memadai,” jelasnya.
Ia menilai pemerintah perlu memprioritaskan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penyediaan hunian sementara.
Setelah itu, langkah pemulihan jangka menengah harus disiapkan untuk mempercepat kebangkitan masyarakat.
“Negara harus hadir penuh, mulai dari evakuasi hingga pemenuhan kebutuhan dasar,” tambahnya.
Dalam tahap pemulihan, Arie mengingatkan bahwa trauma sosial sering muncul seiring kerugian fisik yang dialami warga.
Karena itu, pembangunan kembali tidak cukup hanya memperbaiki rumah atau fasilitas umum, tetapi juga harus mengembalikan rasa aman dan ketahanan sosial komunitas.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Papua di Sumatera dan Aceh Terdampak Banjir, Minta Bantuan ke Pemerintah
Ia menegaskan perlunya layanan dukungan yang cepat agar masyarakat tidak terjebak dalam krisis berkepanjangan.
“Krisis seperti ini memerlukan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan lintas sektor,” tutup Arie.***