• Sabtu, 18 April 2026

10 Tips Traveling Hemat Bagi Mahasiswa Liburan Semester

Photo Author
Pengki Djoha, Gorontalo 24 Jam
- Minggu, 28 Desember 2025 | 12:39 WIB
10 tips traveling hemat bagi mahasiswa liburan semester!  (Freepik)
10 tips traveling hemat bagi mahasiswa liburan semester! (Freepik)

Gorontalo 24 Jam–Liburan semester pasti menjadi hari-hari yang paling ditunggu oleh para mahasiswa di seluruh Indonesia. Setelah berbulan-bulan menjalani jadwal kuliah yang padat, tugas yang menumpuk, dan ujian akhir semester yang melelahkan, tak heran jika banyak yang menginginkan waktu untuk bersantai, menjelajahi tempat baru, dan menciptakan kenangan indah dengan teman-teman. Mumpung masih muda dan penuh semangat, dunia ini punya banyak tempat seru yang siap dijelajahi – dan yang paling penting, kamu bisa melakukannya tanpa harus menguras kantong! Berikut ini 10 tips traveling hemat yang super cocok untukmu para mahasiswa yang ingin berlibur dengan budget terbatas.

Baca Juga: Masih Terisolir, Bantuan ke Desa Pasir Gayo Lues Harus Seberangi Sungai Berarus Deras hingga Meniti Jembatan Tali

1. Buat perencanaan dengan niat dari jauh-jauh hari

Langkah pertama yang paling penting dalam traveling hemat adalah membuat rencana dengan matang, dan sebaiknya mulai dari beberapa bulan sebelum hari liburan tiba. Tulis down tempat yang ingin kamu datangi, rute perjalanan, perbekalan yang dibutuhkan, dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan. Dengan membuat rencana dari jauh hari, kamu juga punya waktu yang cukup untuk menabung biaya perjalanan secara teratur. Misalnya, siapkan tabungan khusus untuk liburan dan setorkan sejumlah uang setiap minggu – meskipun sedikit, tapi akan terakumulasi menjadi cukup untuk menutupi kebutuhanmu nanti.

Baca Juga: 62 Mahasiswa Yudisium FSTIK UBM Gorontalo Siap Mengabdi untuk Masyarakat

2. Manfaatkan semua yang ada di sekitarmu

Jangan ragu untuk manfaatkan fasilitas yang sudah ada tanpa harus membayar mahal. Jika punya kenalan atau saudara yang tinggal di tempat tujuan, ajaklah mereka apakah kamu bisa menginap di rumah mereka. Begitu, kamu bisa menghemat biaya akomodasi yang biasanya menjadi beban terbesar dalam budget liburan. Selain itu, mereka juga bisa memberi tahu kamu tempat-tempat makan dan wisata yang murah dan asli. Untuk tiket objek wisata, cari tahu apakah ada diskon untuk mahasiswa, paket tiket rombongan, atau hari-hari tertentu yang memberikan harga khusus – banyak tempat yang menawarkan hal ini lho!

Baca Juga: BKKBN Gorontalo Jajal Gaji Pegawai, BEM: Hentikan Prank Administratif, Bongkar Korupsi Yang Menyelimuti Lembaga

3. Gak usah pake tur guide, gunakan internet sebagai sahabatmu

Sekarang ini adalah zamannya digital, jadi kamu tidak perlu lagi membayar biaya tur guide yang kadang cukup mahal. Cukup buka ponselmu dan cari informasi lewat Google, blog perjalanan, atau akun media sosial yang membahas tentang tempat yang akan kamu kunjungi. Di sana, kamu bisa menemukan cerita sejarah tempat wisata, spot-spot foto menarik, rute yang mudah dilalui, dan bahkan ulasan dari wisatawan lain. Kadang informasi yang kamu dapat dari internet juga lebih lengkap dan menarik dibandingkan yang diberikan oleh tur guide – dan yang paling bagus, itu GRATIS!

Baca Juga: Mahasiswa FEB UMS Toreh Prestasi Nasional Lewat Program Duta Inspirasi Indonesia

4. Pilih tanggal yang low season untuk menghindari kemahalan

Jangan jadwalkan liburanmu di saat musim liburan ramai seperti akhir tahun, lebaran, atau hari raya nasional. Pada saat itu, harga tiket transportasi, akomodasi, dan bahkan makanan akan meningkat secara signifikan. Sebaliknya, pilihlah tanggal low season – biasanya di tengah semester atau beberapa minggu setelah musim liburan. Selain harga yang lebih murah, tempat-tempat wisata juga tidak akan terlalu ramai, sehingga kamu bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman. Ada juga manfaat lain: tingkat kriminalitas yang cenderung lebih rendah pada saat low season.

5. Menginap di hostel, bukan hotel ya!

Untuk kantong mahasiswa, menginap di hostel adalah pilihan yang sempurna – jauh lebih murah daripada hotel, tapi tetap nyaman dan seru. Saat ini, banyak hostel murah yang tersebar di mana-mana, bahkan di destinasi wisata populer seperti Bali, Yogyakarta, atau Lombok. Hostel biasanya menyediakan kamar berbagi yang membuat biaya lebih terjangkau, dan juga punya fasilitas seperti dapur bersama (supaya kamu bisa masak sendiri dan menghemat biaya makan), ruang tamu, dan bahkan acara malam yang bisa kamu ikuti. Yang paling seru, kamu bisa bertemu dengan wisatawan lain dari berbagai negara – cocok untuk menambah teman dan berbagi pengalaman perjalanan!

6. Gak usah beli, kalau bisa pinjam atau sewa aja

Baca Juga: Wagub Idah Syahidah Inspirasi Mahasiswa UNG lewat Kisah Perempuan Tangguh Gorontalo

Kalau perjalananmu bersifat petualangan di alam bebas seperti hiking, diving, atau camping, kamu pasti membutuhkan perlengkapan khusus. Tapi jangan terburu-buru membeli, karena barang-barang itu biasanya harganya tidak murah dan cuma akan dipakai sekali. Cukup pinjam saja ke kenalan atau saudara yang punya, atau kalau tidak ada, sewa di tempat sewa perlengkapan di kota tujuan. Uang yang kamu hemat dari sini bisa dialokasikan untuk mengunjungi lebih banyak tempat wisata atau membeli oleh-oleh yang lebih banyak.

7. Gunakan transportasi publik atau tebengan untuk bergerak

Untuk bergerak di kota tujuan wisata, usahakan naik transportasi publik seperti angkot, bus, atau kereta api daripada naik taksi atau ojek online yang biayanya lebih mahal. Transportasi publik juga bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk melihat kehidupan sehari-hari warga lokal. Kalau mau lebih hemat lagi, cari tebengan (tumpangan) dengan kendaraan lain yang sedang menuju ke tempat yang sama. Di banyak daerah di Indonesia, tebengan sudah menjadi kebiasaan dan harganya jauh lebih murah daripada transportasi lain.

8. Bawa perbekalan dari rumah dan makan di warung pinggir jalan

Jangan lupa bawa perbekalan makanan dari rumah sebelum berangkat. Pilih makanan yang tahan lama seperti mie instan cup, roti, keripik, atau buah-buahan. Begitu, kalau kamu lapar di tengah jalan atau di tempat wisata yang sulit menemukan makanan murah, kamu punya stok tersendiri. Kalau mau makan makanan baru, cobalah makan di warung-warung pinggir jalan daripada di restoran yang mahal. Selain harganya lebih terjangkau, kamu juga bisa nyicipin makanan khas setempat yang asli dan enak – itu pengalaman yang tidak boleh terlewatkan!

9. Cari kerja part time selama liburan untuk menambah budget

Baca Juga: Bedah Jantung Terbuka RSUD Aloei Saboe, Mahasiswa Apresiasi Layanan Baru
Kalau budgetmu masih pas-pasan dan ingin menjelajahi lebih banyak tempat, cobalah cari kerja part time di tempat tujuan liburanmu. Misalnya, kalau kamu liburan ke Bali, cari info kerja part time di hotel, restoran, warung, atau bahkan sebagai pemandu wisata sementara. Banyak tempat yang butuh tenaga kerja tambahan, terutama pada saat musim liburan (meskipun kamu lebih baik pilih low season untuk harga lebih murah, tapi ada juga kesempatan kerja di saat itu). Begitu, kamu bisa berlibur sambil mencari duit – dua hal sekaligus!

10. Beli oleh-oleh jangan di toko, di pasar aja

Setiap kali berlibur, pasti mau beli oleh-oleh untuk keluarga dan teman. Tapi jangan beli di toko-toko yang khusus untuk turis, karena harganya biasanya jauh lebih mahal. Sebaliknya, beli di pasar lokal yang banyak dikunjungi warga. Di sana, harga barangnya lebih murah dan kamu bisa menawar – tapi harus pandai menawar dan jeli memilih agar tidak dapat barang yang jelek. Perlu diingat, tidak semua pasar lokal itu murah – ada juga pasar yang sudah komersil terhadap turis, jadi riset dulu tempat dan harga sebelum membeli ya!.***


 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Pengki Djoha

Tags

Terkini

10 Tips Traveling Hemat Bagi Mahasiswa Liburan Semester

Minggu, 28 Desember 2025 | 12:39 WIB
X