Gorontalo 24 Jam - Peristiwa tragis terjadi di wilayah Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Jumat (17/4/2026), ketika dua anak dilaporkan hilang usai terseret arus sungai di kawasan Jalan Ampi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan kejadian diterima oleh tim Basarnas Gorontalo pada pukul 19.20 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pencarian dan pertolongan segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi SAR.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran dengan menurunkan satu unit perahu karet guna mencari korban di sepanjang aliran sungai.
Komandan Tim Pencarian Basarnas Gorontalo, Dio Danu Wardana, menjelaskan bahwa proses pencarian dimulai sekitar pukul 20.00 Wita. Setelah lebih dari satu jam melakukan penyisiran, tim berhasil menemukan salah satu korban.
“Kami mulai pencarian sekitar pukul 20.00 Wita, dan korban pertama ditemukan pada pukul 21.10 Wita,” ujar Dio saat dikonfirmasi.
Korban yang ditemukan diketahui bernama Najril Pakaya (10). Ia ditemukan tidak jauh dari jembatan perlimaan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Sementara itu, satu korban lainnya, Alindra Elmira Ramadhani (10), hingga malam hari belum berhasil ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR.
Berdasarkan informasi sementara, kejadian bermula saat ketiga anak bermain dan mandi di sungai pada siang hari. Salah satu anak diketahui sempat naik ke daratan lebih dulu, sementara dua lainnya masih berada di sungai.
“Mereka bertiga mandi di sungai. Satu anak sudah naik lebih dulu, sementara dua lainnya masih di air,” kata Dio.
Namun hingga sore hari, kedua anak tersebut tidak kunjung pulang ke rumah, sehingga keluarga mulai merasa khawatir.
“Karena sampai sore tidak kembali, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini kepada kami untuk dilakukan pencarian,” tambahnya.
Operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 22.00 Wita karena kondisi yang tidak memungkinkan, dan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan memperluas area pencarian.***