• Sabtu, 18 April 2026

Mahasiswa Universitas Trisakti Pamerkan Proyek Pancasila dan Literasi Digital di Seminar MKWK 2025

Photo Author
Tri Amelia Djafar S.H, Gorontalo 24 Jam
- Minggu, 30 November 2025 | 20:00 WIB
Seminar dan Pameran Hasil Karya Mahasiswa Mata Kuliah Wajib Kurikulum Universitas Trisakti. (Sumber Foto : Universitas Trisakti)
Seminar dan Pameran Hasil Karya Mahasiswa Mata Kuliah Wajib Kurikulum Universitas Trisakti. (Sumber Foto : Universitas Trisakti)

GORONTALO24JAM — Universitas Trisakti melalui Program Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) kembali menyelenggarakan Seminar dan Pameran Hasil Karya Mahasiswa sebagai bagian dari penugasan Belmawa DIKTISAINTEK.

Baca Juga: Mahasiswa Unhan RI Perkuat Peran Strategis Dalam Forum PTBI 2025

Acara berlangsung di Ruang Seminar Gedung M Lantai 12, dengan tema “Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Project Based Learning untuk Penguatan Nilai Keagamaan dan Pancasila.”

Koordinator Pelaksana, Dr. Ir. Teddy Siswanto, MMSI, membuka acara dan menegaskan peran Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas dan pemikiran kritis mahasiswa.


“Melalui proyek seperti ini, mahasiswa belajar menghadirkan solusi nyata, tidak sekadar memahami teori,” ujarnya.

Dosen Pengampu MKWK, Dra. Eva Maulina, M.M, menambahkan bahwa karya mahasiswa menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu sosial, terutama literasi digital dan toleransi.


“Kualitas karya tahun ini membanggakan, terutama dalam rancangan kampanye digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur, M.Sc., IPU, ASEAN Eng, mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam menangkal hoaks dan mendorong toleransi melalui pendekatan digital.

Baca Juga: MTs 1 Kabgor Siap Ikuti Event Marching Band dan Gelar Konser Pamit


“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan di ruang digital dengan berlandaskan nilai Pancasila,” pesannya.

Sebanyak delapan kelompok dari 48 mahasiswa lintas agama dan program studi memamerkan karya mereka, mencakup tema anti hate speech, literasi digital hoaks vs fakta, toleransi beragama, hingga game edukasi Pancasila.

Beberapa kelompok juga menampilkan presentasi mengenai metodologi, analisis isu, dan strategi kampanye yang mereka kembangkan.

Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa proyek ini memperkuat kemampuan kolaborasi lintas prodi sekaligus menumbuhkan kesadaran akan etika digital.


“Kami belajar menyusun kampanye yang efektif sekaligus memahami pentingnya toleransi dalam kerja tim,” ungkapnya.

Baca Juga: IPB University Rilis Talent Mapping 2025, Inovasi Pembinaan Mahasiswa Berbasis Data

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tri Amelia Djafar S.H

Tags

Terkini

10 Tips Traveling Hemat Bagi Mahasiswa Liburan Semester

Minggu, 28 Desember 2025 | 12:39 WIB
X