“Prestasi ini sangat membanggakan. IKA UNDIP tidak hanya berkontribusi di bidang akademik dan profesional, tetapi juga menunjukkan kualitas luar biasa di dunia olahraga. Semoga kemenangan ini menginspirasi seluruh civitas academica UNDIP untuk terus berprestasi dan menjunjung tinggi nama almamater,” tuturnya.
Ketua Komunitas Tenis Alumni UNDIP (KTAU), Yudi Yumos, menegaskan bahwa kemenangan ini menandai kembalinya UNDIP ke tradisi juara.
“UNDIP sudah kembali ke jalurnya. Setelah tanpa gelar pada 2023 (delapan besar) dan menjadi finalis pada 2024, tahun 2025 membuktikan bahwa UNDIP tetap tim besar yang konsisten bersaing di papan atas. Ini momentum penting untuk menjaga tradisi kemenangan,” katanya.
Baca Juga: 89 Mahasiswa dan 110 Pelajar Terima Beasiswa untuk Masa Depan Gemilang
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia merupakan ajang rutin yang tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mempererat jejaring dan persahabatan antar alumni dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Kemenangan IKA UNDIP pada 2025 menjadi babak baru dalam perjalanan panjang tradisi juara UNDIP.
Prestasi ini diharapkan semakin memperkokoh kebersamaan alumni sekaligus menginspirasi generasi berikutnya untuk terus mengharumkan nama almamater.***