GORONTALO24JAM - Universitas Borobudur menunjukkan kepedulian sosial melalui pengumpulan donasi bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam pengabdian kepada masyarakat saudara yang terkena musibah.
Alhamdulillah, dana yang terkumpul telah mencapai jumlah Rp94.986.153 (sembilan puluh empat juta sembilan ratus delapan puluh enam ribu seratus lima puluh tiga rupiah). Semua dana ini berasal dari kontribusi mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum kampus tersebut.
Sebagai lembaga pendidikan yang terakreditasi Unggul, Universitas Borobudur memahami pentingnya mempertahankan kualitas akademik sekaligus memiliki kepekaan terhadap masalah sosial. Hal ini semakin menjadi prioritas ketika wilayah tertentu terkena dampak bencana.
Baca Juga: KKN-PPM UGM Periode 4: Ribuan Mahasiswa Dari 18 Fakultas Terjun ke 80 Desa
Tiga daerah yang menjadi sasaran bantuan—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—tidaklah asing bagi kampus. Kedua wilayah itu menjadi asal daerah sebagian mahasiswa dan alumni Universitas Borobudur yang terkena banjir badang.
Bahkan, di Program Doktor Ilmu Hukum yang memiliki akreditasi dengan nilai 375, terdapat puluhan mahasiswa dan alumni yang berasal dari ketiga daerah terdampak. Hal ini membuat kepedulian kampus semakin mendalam dan personal.
Bantuan tidak hanya berupa dana. Gelombang pertama telah disalurkan ke lokasi musibah berupa barang kebutuhan pokok, antara lain selimut, sembako, dan air bersih. Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban.
Baca Juga: CDC IAIN Manado Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Pelatihan Microsoft Office
"Gelombang kedua akan kembali disalurkan, salah satunya adalah donasi yang dihimpun dari mahasiswa Doktor Ilmu Hukum," ungkap Prof Faisal Santiago, Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur.
Menurutnya, memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana sudah menjadi kebiasaan bagi Universitas Borobudur. Kampus selalu siap turun langsung membantu ketika ada musibah yang menimpa.
Khususnya di Jakarta, Universitas Borobudur seringkali dijadikan posko bantuan ketika banjir melanda. Kampus juga berperan sebagai penampungan dan dapur umum bagi warga sekitar yang terkena dampak.
Baca Juga: Universitas Bosowa Perkuat Tata Kelola Kampus dan Kehidupan Mahasiswa
Lokasi kampus yang berada di Jalan Raya Laksamana Malahayati (Kalimalang) No. 1 Jakarta Timur memudahkan akses untuk kegiatan bantuan. Ini memungkinkan kampus merespons dengan cepat ketika ada kebutuhan.
Prof Faisal Santiago yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur menegaskan, "Kampus Unggul ini selalu siap membantu masyarakat atau daerah yang kena musibah."