GORONTALO24JAM — Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN Smart) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik berkualitas melalui Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Transformasi Kementerian Agama Republik Indonesia Batch-3 Tahun 2025.
Kegiatan pengukuhan ini digelar secara hybrid pada Sabtu (20/12/2025) dan dipusatkan di Grand Palace Convention Center (GPCC).
Mengusung tema “Smart Teacher, Smart Classroom: Menjadi Guru Profesional yang Transformatif di Era Digital”, pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam penguatan profesionalisme guru madrasah dan guru pendidikan agama, sekaligus inspirasi bagi mahasiswa kependidikan sebagai calon pendidik masa depan.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor IAIN Smart, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., didampingi Kepala Biro AUAK IAIN Smart Drs. Hj. Farida Napu, M.Pd., Wakil Rektor I Dr. Herson Anwar, M.Pd., serta Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Prof. Dr. H. Arten Mobonggi, M.Pd. Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag., yang sekaligus memberikan sambutan.
Turut menghadiri kegiatan ini para Wakil Rektor, Dekan, Ketua dan Wakil Senat IAIN Smart, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo, dosen instruktur, guru pamong, pengelola dan admin PPG LPTK IAIN Sultan Amai Gorontalo, pendamping peserta, mahasiswa, serta para calon Guru Profesional yang mengikuti kegiatan baik secara luring maupun daring.
Dalam laporan akademiknya, Dekan FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan bahwa pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch-3 Tahun 2025 mencatatkan tingkat kelulusan yang sangat tinggi, yakni mencapai 99,3 persen.
“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi dosen, guru pamong, tenaga kependidikan, serta dukungan penuh institusi. Kami berharap para guru yang dikukuhkan hari ini mampu menjadi teladan profesional, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi mahasiswa calon guru,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi atas peran strategis LPTK IAIN Smart dalam meningkatkan mutu guru madrasah dan pendidikan agama.
Baca Juga: CDC IAIN Manado Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Pelatihan Microsoft Office
“Guru adalah aktor utama dalam transformasi pendidikan. Selain kecakapan akademik, guru juga harus memiliki spiritualitas, karakter, dan kepekaan sosial dalam menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa PPG merupakan instrumen penting dalam menjawab dinamika sosial, budaya, serta perkembangan sains dan teknologi.
Rektor IAIN Smart dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan guru profesional merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
“Guru profesional wajib memiliki empat kompetensi utama, yakni pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Sertifikat pendidik bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan guru harus berjalan seiring dengan dedikasi, integritas, dan komitmen dalam mendidik generasi bangsa.