• Sabtu, 18 April 2026

Bukan Jurnalisme! Rakhmatiyah Deu Kecam Pemberitaan Tempo

Photo Author
Pengki Djoha, Gorontalo 24 Jam
- Rabu, 15 April 2026 | 13:37 WIB
Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) DPW NasDem Provinsi Gorontalo
Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) DPW NasDem Provinsi Gorontalo

Gorontalo 24 Jam– Ketua Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) DPW NasDem Provinsi Gorontalo, Rakhmatiyah Deu, melayangkan kecaman keras terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang mengangkat topik "PT NasDem Indonesia Raya Tbk". Menurutnya, narasi yang dibangun bukan lagi jurnalisme sehat, melainkan upaya sistematis untuk merendahkan martabat partai.

"Kami sangat menyayangkan kebiadaban opini yang dibangun Tempo. Ini bukan lagi soal kebebasan pers, melainkan upaya merendahkan muruah perjuangan kami," tegas Rakhmatiyah, Rabu (15/4/2026).

Rakhmatiyah menilai, penyematan label "PT" dan "Tbk" terhadap partai adalah bentuk penghinaan terhadap nilai ideologi. Hal itu dianggap menyederhanakan perjuangan panjang menjadi sekadar hitungan bisnis semata.

"Tempo mengabaikan struktur organisasi yang kami bangun dengan darah dan keringat, lalu menyamakannya dengan urusan laba-rugi perusahaan. Ini penghinaan bagi semangat Restorasi," ujarnya geram.

Selain itu, ia juga menyoroti narasi yang dinilai spekulatif tanpa bukti valid, seperti isu "pertemuan rahasia" dan "merger". Menurutnya, hal itu hanyalah opini subjektif yang dibungkus seolah investigasi demi menyudutkan pihaknya.

"Jurnalisme harus bicara fakta, bukan khayalan. Jika hanya berdasar sumber anonim tanpa dokumen resmi, ini jelas menyesatkan," tambahnya.

Rakhmatiyah juga mengecam penggunaan karikatur yang mendistorsi wajah Ketua Umum Surya Paloh, yang dinilai sangat tidak sopan dan tendensius.

Ia menegaskan, pemberitaan semacam ini berdampak nyata, mulai dari keresahan kader di akar rumput hingga ancaman terhadap kredibilitas partai di mata masyarakat.

"Kebebasan pers tidak berarti boleh menghalalkan segala cara. Kami tidak akan tinggal diam ketika harga diri partai kami diinjak-injak," pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Pengki Djoha

Terkini

X