GORONTALO24JAM — Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat “Gerakan Orang Tua Sadar Obat untuk Swamedikasi pada Anak” di Desa Sasak Panjang, Kabupaten Bogor, pada 5 November 2025.
Baca Juga: Universitas Gadjah Mada Raih Predikat Unggul SIMKATMAWA, Bukti Pembinaan Mahasiswa Makin Kuat
Melalui metode edukasi partisipatif Cara Belajar Insan Aktif (CBIA), para orang tua diajak memahami cara memilih obat yang aman, membaca label, menentukan dosis sesuai berat badan anak, serta mengenali kondisi yang harus ditangani tenaga kesehatan.
Kegiatan dipimpin Prof. apt. Retnosari Andrajati, M.S., Ph.D., bersama tim dosen farmasi klinis Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.
Baca Juga: Transformasi Media, Angela Tanoesoedibjo Ajak Mahasiswa Adaptif Hadapi Era Digital
Peserta juga mendapatkan pemeriksaan tinggi dan berat badan anak serta booklet edukatif sebagai panduan swamedikasi di rumah.
Prof. Retnosari menekankan pentingnya keputusan pengobatan berbasis pengetahuan. Sementara itu, warga menyambut kegiatan ini dengan antusias.
“Sekarang kami lebih percaya diri menentukan dosis obat anak,” ujar Ibu Senja, salah satu peserta.
Baca Juga: ONMIPA 2025: Ajang Pembuktian Keunggulan Sains Mahasiswa Indonesia
Program ini menjadi komitmen FFUI dalam meningkatkan literasi kesehatan keluarga dan mendorong masyarakat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan anak.***