• Sabtu, 18 April 2026

IFKAR Hadir sebagai Program Penguatan Fiqih Ibadah dan Al-Qur’an bagi Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo

Photo Author
Rahmi Karim, Gorontalo 24 Jam
- Minggu, 4 Januari 2026 | 14:52 WIB
IFKAR menjadi langkah penguatan fiqih ibadah dan kompetensi Al-Qur’an bagi mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo. (Sumber Foto: Ma'had Al-Jamiah IAIN Sultan Amai Gorontalo )
IFKAR menjadi langkah penguatan fiqih ibadah dan kompetensi Al-Qur’an bagi mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo. (Sumber Foto: Ma'had Al-Jamiah IAIN Sultan Amai Gorontalo )

 

GORONTALO24JAM - Program Baca Tulis dan Hafalan Al-Qur’an (BTHQ) selama ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi keislaman mahasiswa di IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Program tersebut juga merupakan salah satu syarat akademik bagi mahasiswa yang akan melanjutkan ke tahap studi akhir, termasuk ujian skripsi.

Baca Juga: Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo Tetapkan 65 Peserta Ujian Komprehensif

Dalam perjalanannya, tidak sedikit mahasiswa yang masih membutuhkan waktu tambahan untuk memenuhi standar kelulusan BTHQ, sehingga berdampak pada masa studi.

Hal ini menjadi perhatian bersama dalam rangka meningkatkan efektivitas pembinaan keislaman mahasiswa.

Salah satu mahasiswa angkatan 21, Dela Abas (22), menyampaikan bahwa program penguatan kemampuan Al-Qur’an sangat relevan dengan identitas kampus Islam.

Baca Juga: Grand Q Hotel Gorontalo: Penginapan Klasik dengan Rooftop Kolam Renang Eksklusif

Menurutnya, "program tersebut memiliki nilai positif dan diharapkan terus disempurnakan agar semakin adaptif dengan kebutuhan mahasiswa."

Dengan terpilihnya Rektor baru IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, kampus melakukan pengembangan dan perubahan program dengan menghadirkan IFKAR (Intensifikasi Fiqih Ibadah dan Kompetensi Al-Qur’an). 

Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses pembelajaran serta pendampingan bagi mahasiswa.

Baca Juga: Wanita Paruh Baya Bone Bolango Tertimpa Batu Saat Memetik Cabai

Mahasiswa fakultas Ushuluddin dan Dakwah Nurlela Djunaidi (23) mengungkapkan bahwa "kehadiran IFKAR memberikan semangat baru."

Ia menilai program ini membantu mahasiswa dalam memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mendukung kelancaran penyelesaian studi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Pengki Djoha

Tags

Terkini

X