• Sabtu, 18 April 2026

Jejak Islam di Gorontalo: Dari Sultan Amai Hingga Semboyan Adati Bersendi Syara

Photo Author
Pengki Djoha, Gorontalo 24 Jam
- Sabtu, 22 November 2025 | 22:07 WIB
Patung Nani Wartabone di Kota Gorontalo
Patung Nani Wartabone di Kota Gorontalo

GORONTALO 24 JAM - Provinsi Gorontalo, yang terletak di utara Pulau Sulawesi, menyimpan sejarah panjang dan kaya dalam perkembangan agama Islam di wilayah Indonesia Timur. Islam masuk ke Gorontalo pada abad ke-16 melalui jalur perdagangan dan dakwah dari Ternate dan Bone.

Sultan Amai: Raja Pertama yang Mengislamkan Negeri

Salah satu tokoh sentral dalam penyebaran Islam di Gorontalo adalah Sultan Amai, raja pertama Kesultanan Gorontalo yang memeluk Islam. Bergelar Ta Olongia Lopo Isilamu (Raja yang Mengislamkan Negeri), Sultan Amai memerintah pada 1523-1550. Ia membangun Masjid Hunto Sultan Amai pada 1495, yang menjadi masjid tertua di Gorontalo.

Sultan Amai menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan Islam lain di Nusantara, seperti Demak, Aceh, dan Gowa. Ia juga mengirim utusan ke Mekkah untuk berhaji dan membawa ilmu pengetahuan Islam. Selain itu, Sultan Amai mendirikan Pondok Pesantren Limboto, lembaga pendidikan Islam pertama di Gorontalo.

Penerus Sultan Amai dan Ulama Terkemuka

Setelah Sultan Amai wafat, penyebaran Islam terus berlanjut melalui penerusnya dan ulama dari berbagai daerah. Beberapa ulama terkenal antara lain Syekh Yusuf Tajul Khalwati, Syekh Abdul Wahab Rokan, Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, Syekh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, dan Syekh Muhammad Nuh al-Makassari. Mereka mengajarkan Islam yang moderat dan mengembangkan seni budaya Islami.

Islam di Masa Kolonial Belanda

Pada masa kolonial Belanda, Islam di Gorontalo menghadapi tantangan. Namun, masyarakat tetap mempertahankan iman dan identitas Islam mereka. Tokoh pejuang seperti Nani Wartabone, K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Abdul Wahid Hasyim, K.H. Masjkur, dan K.H. Idham Chalid berjuang melawan Belanda dengan semangat Islam dan berperan dalam pergerakan kemerdekaan.

Islam di Gorontalo Saat Ini

Saat ini, Islam adalah agama mayoritas di Gorontalo. Sensus 2010 mencatat 97,81% penduduk Gorontalo (1.017.396 jiwa dari 1.040.164 jiwa) adalah Muslim. Masyarakat Gorontalo memegang teguh semboyan "Adati bersendi syara', syara' bersendi kitabullah" (adat istiadat bersandar pada syariat Islam, syariat Islam bersandar pada Al-Quran), yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.***



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Pengki Djoha

Tags

Terkini

X