• Sabtu, 18 April 2026

Kreatif! UNG Sulap Limbah Pisang Jadi Benang Karawo

Photo Author
Pengki Djoha, Gorontalo 24 Jam
- Jumat, 21 November 2025 | 17:35 WIB
Tim Pengabdian Universitas Negeri Gorontalo  (Foto: Pengki/Gorontalo24jam)
Tim Pengabdian Universitas Negeri Gorontalo (Foto: Pengki/Gorontalo24jam)

GORONTALO24JAM –Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggagas inovasi cemerlang: mengubah limbah pelepah pisang jadi benang ramah lingkungan (21/11/2025). Inisiatif ini bagian dari Program Inovasi Seni Nusantara (BIMA) 2025.

Bekerja sama dengan TIAR Handycraft, UNG memamerkan proses pengolahan pelepah pisang. Dari seleksi hingga pemintalan manual, semuanya dijelaskan detail. Gorontalo kaya limbah pelepah pisang, potensi yang terabaikan selama ini.

Data BPS mencatat produksi pisang Gorontalo mencapai 64 ribu ton lebih! UNG melihat peluang, mengubah limbah jadi berkah.

Tak hanya itu, UNG juga fokus pada Karawo, sulam khas Gorontalo. Benang dari pelepah pisang ini diharapkan jadi solusi ramah lingkungan untuk melestarikan seni Karawo.

Karawo, warisan budaya yang butuh keterampilan tinggi, kini punya harapan baru. UNG ingin menjaga Karawo tetap lestari tanpa merusak lingkungan.

Kolaborasi UNG dan TIAR Handycraft bertujuan menyadarkan masyarakat akan pentingnya memanfaatkan sumber daya lokal. Ini juga upaya melestarikan budaya Gorontalo.

Langkah awal ini membuka jalan bagi inovasi seni, peningkatan kapasitas komunitas kreatif, dan penguatan identitas daerah. Limbah pisang jadi benang, potensi besar bagi Gorontalo.

Sosialisasi ini juga memicu ide produk kerajinan yang lebih berkelanjutan. Semoga inovasi ini menginspirasi daerah lain untuk memanfaatkan potensi lokal.

UNG berkomitmen mendukung program pelestarian lingkungan dan pengembangan budaya lokal. Benang Karawo dari pelepah pisang adalah bukti nyata.

Mahasiswa, pengrajin, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah hadir. Antusiasme mereka menunjukkan inovasi ini punya masa depan cerah.

UNG ingin menciptakan ekosistem inovasi yang kuat di Gorontalo, dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal.

UNG akan terus meneliti dan berinovasi terkait sumber daya lokal, serta menjalin kerjasama untuk pembangunan berkelanjutan***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Pengki Djoha

Tags

Terkini

X