Gorontalo 24 Jam | Jakarta - Indonesia kehilangan salah satu penyanyi bersuara khasnya, Vidi Aldiano, yang meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026). Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Imarindo (Ikatan Manajer Artis Indonesia) melalui pesan singkat pada sore hari yang sama.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, sahabat kita tercinta, VIDI ALDIANO, pada hari ini Sabtu, 7 Maret 2026. Kami memohon doa agar almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan," demikian bunyi pesan resmi dari Imarindo.
Banyak musisi ternama juga menyampaikan ucapan belasungkawa, antara lain Melly Goeslaw dan Andi Rianto. Melly Goeslaw menuliskan, "Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Vidi, selamat kembali ke pangkuan Allah SWT. Insyallah Surga Firdaus tempatmu." Sementara Andi Rianto mengunggah pesan selamat jalan yang singkat namun penuh makna.
Vidi Aldiano berjuang melawan penyakit sejak tahun 2019, ketika ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Penyakit tersebut terdeteksi tidak sengaja saat ia memeriksakan suara yang hilang ke dokter THT. Pemeriksaan lebih lanjut di Singapura menunjukkan adanya benjolan sebesar lima sentimeter di ginjal kirinya. Setelah menjalani operasi dan serangkaian pengobatan, kondisi sempat membaik.
Namun pada tahun 2023, sel kanker kembali terdeteksi dan menyebar ke beberapa bagian tubuh. Sejak saat itu, pelantun lagu Nuansa Bening tersebut rutin menjalani pemeriksaan dan pengawasan medis intensif. Meski sedang berjuang melawan penyakit, Vidi tetap aktif berkarier dan menyampaikan bahwa diagnosis kanker bukanlah akhir dari hidupnya, melainkan pengingat untuk lebih menjaga kesehatan.
Pada Minggu (8/3/2026), Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, dengan diiringi oleh sejumlah artis dan keluarga dekat. Beberapa teman sekerja seperti Afgan menyampaikan kenangan mendalam, menyebut Vidi sebagai "rezeki terbesar hidupku". Acara pemakaman juga diiringi hujan dan penuh dengan kesedihan dari seluruh hadirin.