• Sabtu, 18 April 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan PNBP ESDM, Lifting, dan Rencana Peresmian RDMP Nasional Terbaru

Photo Author
Tri Amelia Djafar S.H, Gorontalo 24 Jam
- Kamis, 20 November 2025 | 20:59 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 20 November 2025. (Sumber : Website Presiden RI)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 20 November 2025. (Sumber : Website Presiden RI)

Gorontalo24Jam, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 20 November 2025. Pertemuan tersebut berlangsung sebagai bagian dari agenda evaluasi kinerja sektor energi menjelang penutupan tahun anggaran.

Usai pertemuan, Bahlil menyampaikan bahwa dirinya melaporkan perkembangan capaian penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM, realisasi lifting migas, serta progres persiapan peresmian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kalimantan Timur.

“Saya wajib melaporkan capaian terhadap target APBN, apalagi kita sudah mendekati akhir tahun. Untuk PNBP sektor ESDM, Alhamdulillah sudah mencapai 85 persen dari target yang ditetapkan. Sementara lifting juga menunjukkan realisasi yang sesuai harapan,” ujar Bahlil.

Selain evaluasi capaian kinerja, Bahlil juga membawa laporan terbaru mengenai rencana peresmian proyek strategis RDMP Kalimantan Timur. Menurutnya, proyek tersebut akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.


“Jika RDMP Kaltim diresmikan sesuai jadwal, insyaallah pada 2026 Indonesia dapat mencapai swasembada solar dan avtur. Ini menjadi langkah besar untuk mengurangi impor dan meningkatkan kemandirian energi nasional,” jelasnya.

Bahlil menambahkan bahwa pengerjaan proyek RDMP saat ini menunjukkan progres signifikan. Sejumlah tahap akhir sedang diselesaikan, termasuk uji operasional dan sinkronisasi sistem, agar proyek dapat siap diresmikan oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat. Ia juga menegaskan bahwa kementerian terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan aspek teknis, keamanan, dan suplai bahan baku berjalan optimal menjelang peresmian.

Lebih jauh, Bahlil menekankan bahwa pertemuan dengan Presiden merupakan bagian dari mekanisme pelaporan rutin.

“Saya datang sendiri karena sebagai pembantu Presiden, saya harus selalu siap memberikan laporan terkait KPI, evaluasi kinerja, maupun instruksi khusus yang diberikan Bapak Presiden. Ini bagian dari tugas kami memastikan sektor energi berjalan sesuai target,” tutupnya.

Dengan berbagai capaian dan rencana strategis tersebut, pemerintah optimistis sektor ESDM akan memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional pada tahun mendatang.****

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tri Amelia Djafar S.H

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Terkini

X