• Sabtu, 18 April 2026

Komisi I Dorong Prioritas Penguatan NOC demi Kemajuan Teknologi Indonesia

Photo Author
Tri Amelia Djafar S.H, Gorontalo 24 Jam
- Kamis, 20 November 2025 | 20:30 WIB
Komisi I Dorong Prioritas Penguatan NOC demi Kemajuan Teknologi Indonesia (Sumber Foto :  DPR RI)
Komisi I Dorong Prioritas Penguatan NOC demi Kemajuan Teknologi Indonesia (Sumber Foto : DPR RI)

GORONTALO24JAM — Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital harus dipandang sebagai investasi jangka panjang negara demi masa depan Indonesia yang semakin terkoneksi.

Karena itu, peningkatan kapasitas Network Operation Center (NOC) menjadi salah satu prioritas utama, termasuk dorongan menuju standar Tier-IV agar sistem memiliki tingkat redundansi data dan jaringan yang lebih tinggi.

Dave menjelaskan bahwa penguatan NOC sangat penting untuk memastikan Indonesia mampu mengikuti laju perkembangan teknologi global.

“Saya berharap kunjungan Komisi I ini semakin memperkuat komitmen semua pihak dalam menjaga serta meningkatkan konektivitas nasional sebagai pijakan menuju Kedaulatan Digital Indonesia. Infrastruktur digital yang tangguh diharapkan dapat mendukung kapasitas nasional sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor,” ujarnya saat memimpin Tim Kunspek Komisi I DPR meninjau NOC Palapa Ring di Tanjung Bemban, Batam, Kamis (20/11/2025).

Politisi Partai Golkar tersebut menekankan bahwa Batam memiliki posisi strategis sebagai pusat gerbang konektivitas digital Indonesia.

Oleh karena itu, kunjungan ini tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menilai kesiapan infrastruktur digital nasional, terutama dalam mendukung operasional Palapa Ring Barat dan memperluas akses internet publik yang merata di seluruh wilayah.

“Saya juga meminta penjelasan terkait pelaksanaan program BAKTI di Batam, mulai dari pembangunan BTS 4G di wilayah 3T, perkembangan proyek Satelit Satria-1, hingga langkah penguatan jaringan Palapa Ring untuk memastikan layanan internet publik tetap terjangkau namun berkualitas,” tambah Dave.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama BAKTI Kominfo, Fadhilah Mathar, mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah kepulauan dan daerah terpencil masih menjadi sasaran prioritas dalam pengembangan konektivitas nasional.

“Pulau-pulau itulah yang menjadi fokus utama pembangunan di kawasan 3T,” ujarnya.

Fadhilah kemudian menjelaskan bahwa proyek Palapa Ring dirancang untuk menghubungkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Dari ratusan daerah tersebut, terdapat sekitar 57 kabupaten serta satu kota yang dinilai tidak menarik secara komersial oleh operator swasta, sehingga pemerintah mengambil peran penuh dalam pembangunan infrastruktur digital di daerah-daerah tersebut.

“Para operator swasta tidak bersedia membangun karena nilai bisnisnya tidak mencukupi. Pada saat itulah pemerintah turun tangan,” tegasnya. (jk/aha)****

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tri Amelia Djafar S.H

Sumber: dpr.go.id

Tags

Terkini

X