internasional

Miss Mexico Menjuarai Miss Universe 2025 Di Tengah Sorotan Dan Dinamika Kompetisi

Jumat, 21 November 2025 | 19:37 WIB
Reaksi Fatima Bosch Asal Mexico Saat Ia Dinobatkan Sebagai Miss Universe 2025 Dalam Ajang Miss Universe ke-74 Di Bangkok, Thailand, Pada 21 November 2025. (Sumber Foto : Instagram Fatima Bosch)

GORONTALO24JAM — Ajang Miss Universe 2025 di Thailand berlangsung penuh dinamika.

Sejumlah peristiwa, mulai dari komentar kontroversial salah satu direktur hingga insiden walkout beberapa peserta, mewarnai penyelenggaraan kompetisi sebelum akhirnya malam final ditutup dengan meriah.

Fatima Bosch dari Meksiko, yang sebelumnya sempat terlibat dalam aksi walkout awal bulan ini, dinyatakan sebagai pemenang pada Jumat (21/11).

Posisi runner-up pertama diraih Miss Thailand, sementara Miss Venezuela menempati posisi runner-up kedua.

Di sisi lain, perwakilan dari Pantai Gading dan Filipina juga berhasil menembus babak final, terpilih dari lebih dari 120 peserta yang berkompetisi memperebutkan gelar Miss Universe, salah satu dari empat kontes kecantikan paling prestisius di dunia.

Sebelum Bosch akhirnya dinobatkan sebagai pemenang, sejumlah situasi sempat menjadi sorotan, mulai dari tudingan penghinaan terhadap kecerdasannya, mundurnya dua juri, hingga beberapa insiden terpeleset di atas maupun di luar panggung.

Bosch sebelumnya melakukan walkout dramatis usai meninggalkan ruang pertemuan setelah mendapat teguran dari penyelenggara asal Thailand, Nawat Itsaragrisil.

Ia merasa komentar yang diterimanya tidak menghormati dirinya.

“Apa yang dilakukan direktur kalian itu tidak menghormati saya. Dia memanggil saya dumb,” ujar Bosch saat itu.


“Dunia harus melihat ini karena kami adalah perempuan yang berdaya, dan ini adalah platform untuk suara kami,” tambahnya.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, kemudian menyampaikan dukungannya dengan menyebut Bosch sebagai “contoh bagaimana perempuan harus bersuara” ketika menghadapi tindakan agresif.

Nawat lantas menyampaikan permintaan maaf dan membantah telah menyebut Bosch “sangat bodoh” atau “dumb head”.

Ia mengklaim kata yang diucapkannya sebenarnya adalah “damage”.


“Aku tidak pernah bilang ‘dumb head’. Aku bilang ‘damage’. Kalau dia percaya dan mengikuti perintah direktur nasionalnya, itu artinya ‘merugikan’,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Gempa M 7,6 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter

Selasa, 9 Desember 2025 | 03:56 WIB